Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

RAGAMKESEHATAN.COM – Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu. Tahukah kalian akhir – akhir ini di televisi banyak bermunculan berita yang didibilang menggemparkan di negeri kita tercinta yaitu Indonesia. Ya, berita itu yaitu tentang beredarnya vaksin palsu yang hampir tersebar di seluruh pulau Jawa.  Walaupun polisi telah meringkus beberapa tersangka. Akan tetapi, pihak polisi dan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) saat ini masih terus melaksanakan penyelidikan. Seperti pada alur distribusi vaksin untuk mengetahui kemungkinan masih adanya oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Walaupun sudah ada badan yanag berwenang mengenai hal ini. Kita sebagai pengguna vaksin tersebut sebaiknya terus waspada dan mawas diri. Sehingga dapat membantu badan tersebut dalam pengungkapan kasus ini. Yang dapat kita bantu sebagai masyarakat adalah mengenali ciri-ciri vaksin asli. Dan mengetahui cara membedakan vaksin asli dan palsu sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat terhindar dari kasus penipuan vaksin seperti ini.

Kasus yang terjadi sejak tahun 2003 ini berhasil memalsukan berbagai produk vaksin ternama seperti Pediacel, Engerix B, Euvax B, Tripacel, Tyverculin PPDRT 23, TT (tetanus), Campak, Penta-Bio, Hepatitis B, BCG, Harvix dan Polio bOPV. Para ahli juga menyarankan untuk anak – anak yang lahir dimulai pada tahun 2003 untuk melakukan vaksinasi ulang. Lalu bagaimana cara untuk membedakan antara vaksin asli dan vaksin palsu. Mari simak ulasan berikut ini.

Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

Supaya anda beserta keluarga bisa terhindar dari dampak bahayanya terkena vaksin palsu sebaiknya anda juga wajib mengenali ciri – ciri vaksin asli terlebih dahulu.

(Baca juga : Tips Lolos Tes Kesehatan TNI)

Cara membedakan antara vaksin asli dan palsu yang paling akurat tentunya dengan melakukan serangkaian tes termasuk uji laboratorium yang hanya dapat dilakukan oleh pabrik yang membuat atau juga dari lembaga yang berwenang. Walaupun demikian, kita tak perlu berkecil hati. Karena di dunia kesehatan pasti akan membeberkan cara membedakan vaksin asli dan juga vaksin palsu. Dengan cara termudah, serta paling mungkin dilakukan oleh kita sebagai konsumen. Yaitu mengenali ciri – ciri fisik vaksin asli dan  juga vaksin palsu seperti dengan mengecek kemasannya serta memeriksa identitasnya. Berikut caranya:

Ciri – Ciri Vaksin Palsu

  • Kemasan Lebih Kasar dan Warna Berbeda

Jika kita lihat seksama, kemasan vaksin palsu akan terlihat dan terasa lebih kasar dibandingkan dengan vaksin asli. Selain kemasan, pada tutup vial pun biasanya akan berbeda dengan kemasan vaksin asli. Sebelum anak – anak melakukan vaksinasi sebaiknya mintalah ke petugas kesehatan agar dapat memeriksa kemasan vaksin lebih detail supaya bisa terhindar dari vaksin palsu.

  • Menggunakan Identitas Palsu

Setiap produk obat termasuk vaksin pasti akan memiliki identitas khusus berupa nomor batch atau nomor lot yang merupakan kode produksi dari vaksin tersebut juga harus tercetak tebal dan jelas serta tercantum tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa. Kemudian dengan melihat kemasan primer (yang tercantum pada botol atau vial) dan kemasan sekunder (pada dus dan leaflet atau brosur). Bila identitas dari 2 kemasan tersebut berbeda maka kalian patut curiga bahwa vaksin tersebut palsu.

(Baca juga : Tips Sehat Saat Hamil Bagi Wanita)

Masih ada lagi cara membedakan vaksin asli dan palsu jika dilihat dari identitasnya seperti mengecek kode khusus pada kode produksi lalu melihat lamanya shelf life (waktu yang dapat digunakan) dan bentuk penulisannya. Namun cara ini hanya dapat ditelusuri oleh pabrik pembuatnya karena sebagai konsumen tidak bisa menegtahui secara pasti asal usul vaksin tersebut.

  • Warna Larutan Tidak Bening

Untuk mengetahui apakah vaksin itu asli atau palsu yaitu dengan melihat warna larutannya. Jika vaksin berwarna bening dan terbebas dari kotoran berarti itu vaksin asli dan jika vaksin berwarna keruh sebaiknya kalian patut curiga bahwa itu merupakan vaksin palsu.

Nah, itulah beberapa ciri – ciri yang membedakan vaksin asli dan palsu. Sebagai orang tua yang mempunyai balita sebaiknya lebih berhati – hati dalam memberikan vaksin. Sebaiknya sebelum balita diberi vaksin, petugas kesehatan juga harus mengecek apakah vaksin itu asli atau palsu. Semoga saja kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya. Terima kasih.

5 Shares
Share5
+1
Tweet
Share
Pin